PERINDU HUJAN
Mendung itu...
Dia bercerita pada ku
Betapa gelap perasaannya
Teriakan petir luka yang begitu kencang
Betapa sedih kenangannya, tiap tetes air mata membawa kenangan
Tiap hempasan ke tanah melepas semua kesedihan
Tanah yang kering kini menjadi basah akan kesedihan
Petir berhenti...
Namun hujan semakin deras
Kini bukanlah kesedihan yang berjatuhan melainkan air mata kebahagiaan
Angin berbisik pelan menyanyikan lagu ketenangan
Namun perlahan semua berhenti
Kini dia pergi
Kapan kau akan kembali...
-perindu hujan-
Komentar
Posting Komentar